Kenali Profil Risikomu untuk Berinvestasi

Tidak semua instrumen investasi cocok untuk semua orang.

Kita harus menyesuaikan instrumen yang kita pilih dengan toleransi kita terhadap risiko. Bayangkan kamu orang yang tidak memiliki toleransi terhadap penurunan nilai investasi, tetapi mencoba membeli saham gorengan yang memiliki risiko besar. Ketika terjadi penurunan nilai yang cukup besar bisa jadi kamu tidak bisa tidur di malam hari karena khawatir dengan penurunan nilai investasi yang kamu lakukan.

Oleh karena itu penting sebelum kita mulai berinvestasi untuk mengetahui dahulu apa jenis profil risiko yang kita punya, dan melihat tingkat toleransi yang kita miliki terhadap penurunan nilai investasi yang kita punya. Ada tiga jenis profil risiko, kamu termasuk yang mana?

1. Konservatif

Tipe ini tidak tahan dengan penurunan nilai investasi dan tidak menyukai risiko. Sehingga tipe ini cocok dengan instrumen investasi yang stabil, tidak terlalu berfluktuatif dan aman. Dana investasi diharapkan tidak mengalami pengurangan tetapi diikuti dengan tingkat pengembalian yang rendah.

2. Moderat

Tipe ini bisa mentoleransi penurunan nilai dalam investasinya akan tetapi tidak kuat menahan risiko yang terlalu besar. Tipe ini merasa penurunan investasi hanya bersifat sementara dan akan meningkat lagi.

3. Agresif

Tipe ini dapat mentoleransi penurunan investasinya dalam jumlah yang besar dan dapat tetap tenang dengan volatilitas yang tinggi. Tipe ini juga menyadari bahwa dana investasi yang ditaruh pada instrumen berisiko tinggi dapat rugi besar hingga habis.

Dari tiga jenis profil risiko diatas kamu termasuk yang mana? Konsep dari jenis profil risiko ini mengacu pada istilah ‘high risk high return, low risk low return’ sehingga risiko dan pengembalian yang ada seimbang.

Share this

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on whatsapp