Kenali Dana untuk Kondisi Darurat

Bayangkan kondisi dimana terjadi kejadian tak terduga seperti kecelakaan, atau terkena PHK akan tetapi kita tidak memiliki tabungan untuk menghidupi kehidupan sehari-hari.

Kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan, sehingga kita perlu berusaha mempersiapkan diri ketika terjadi hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu kita perlu yang namanya dana darurat untuk membantu kita bersiaga ketika terjadi sesuatu yang bersifat darurat menimpa kita.

Apa itu dana darurat?

Dana darurat adalah uang yang kita simpan untuk kondisi yang mendesak atau darurat. Dana ini akan kita gunakan ketika kita dalam kondisi perlu menutupi pengeluaran mendadak yang mendesak seperti terkena kecelakaan, kehilangan pekerjaan, dan kondisi darurat lainnya. Tapi, menonton konser dadakan artis favorit kamu bukan termasuk kondisi darurat ya!

Berapa jumlah dana darurat yang kita butuhkan? jumlah dana darurat setiap orang dapat berbeda, ada pengelompokan jumlah dana darurat yang dibutuhkan sebagai berikut:

1. Lajang

Apabila kamu lajang, kamu perlu menyiapkan dana darurat minimal 6 bulan dari pengeluaran bulanan kamu

2. Menikah tanpa anak

Apabila kamu sudah menikah tapi belum memiliki anak, maka kamu perlu menyiapkan minimal 9 bulan dari pengeluaran bulanan kamu

3. Menikah dan memiliki anak

Kamu perlu menyiapkan minimal 12 bulan dari pengeluaran bulanan

4. Sandwich generation

Apabila kamu perlu menghidupi anak dan orang tua, kamu perlu memiliki dana darurat minimal 24 bulan dari pengeluaran bulanan

5. Pengusaha/Freelance

Apabila pekerjaan kamu memberikan penghasilan yang tidak tetap, kamu perlu memiliki dana darurat antara 12-24 bulan dari pengeluaran bulanan

Sekarang kamu sudah mengetahui berapa besaran dana darurat yang perlu kamu miliki. Nah, dimana kamu bisa menyimpan dana darurat? Karena dana ini akan digunakan secara tiba-tiba, maka kita perlu menaruhnya dalam instrumen yang likuid, seperti emas, uang tunai, atau rekening tabungan. Kalau kamu menaruh dana darurat dalam instrumen yang tidak likuid misalnya deposito 3 bulan, ketika terjadi kejadian yang tidak diinginkan kamu tidak dapat langsung menggunakan dana darurat dan harus menunggu hingga jangka waktu tersebut berakhir. 

Oleh karena itu penting untuk kita menyimpan dana darurat kita di tempat yang likuid dan dapat dicairkan dengan cepat. Jangan lupa kamu mulai menyiapkan dana darurat terlebih dahulu sebelum mulai berinvestasi atau mengejar tujuan keuangan yang lain agar kamu memiliki persiapan jika terjadi hal yang tidak diinginkan!

Share this

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on whatsapp