Investasi yang Cocok untuk Pelajar

Investasi itu kaya cari jodoh.

Visi misi, kepribadian, dan tujuannya harus cocok! Nah disini ALIA bakal kasih tips gimana cara memilih produk yang cocok untuk mahasiswa.

Dalam berinvestasi, hal yang umum yang harus kita lakukan adalah menyesuaikan dulu nih sama profil risiko dan tujuan keuangan kita. Simak artikel ALIA mengenai profil risiko.

Setelah mengetahui profil risiko dan tujuan keuangan kita, maka kita dapat memiliki pemahaman yang lebih baik untuk memilih investasi yang cocok untuk kita.

Sebagai contoh, jika kita memiliki tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam jangka waktu pendek, maka kita harus memilih jenis investasi yang berisiko rendah. Bukan hanya itu aja nih, untuk mahasiswa, terlebih lagi dengan modal yang lebih terbatas, investasi yang cocok pada umumnya adalah jenis investasi yang memiliki modal yang lebih kecil. 

Karena itu, yuk coba simak beberapa jenis investasi yang umum untuk mahasiswa!

  1. Emas, cocok untuk penyimpan kekayaan dan memiliki risiko yang cenderung rendah karena pergerakan harga cukup stabil dapat dipegang dalam jangka waktu menengah dan panjang. Minimum nilai investasi sangat rendah yaitu Rp5.000. 
  2. Reksadana, instrumen ini memiliki berbagai jenis dan tingkat risiko yang berbeda-beda sehingga jangka waktunya pun bisa pendek hingga panjang. Simak ulasan ALIA mengenai reksadana untuk lebih lanjut. Minimum nilai investasi di reksadana pun cukup rendah sebesar Rp5.000-100.000
  3. Saham, salah satu instrumen dengan risiko yang cukup tinggi dan jangka panjang (diatas 5 tahun). Minimum nilai investasi di saham tergantung dari saham dibeli tetapi pada umumnya memiliki nilai setoran awal Rp100.000. 

Bagaimana sudah tertarik belum nih untuk berinvestasi?

Share this

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on whatsapp