Panduan Budgeting

Kalau kamu masih sulit mengontrol pengeluaran, bingung kemana uangmu pergi, dan ingin membuat keuangan pribadi menjadi lebih baik, berarti kamu perlu membuat anggaran keuangan agar keuangan kamu jadi lebih tertata.

Nah, budgeting atau penganggaran itu apa sih? Budgeting adalah proses perencanaan tentang bagaimana kita mengeluarkan uang. Dengan melakukan budgeting, kita bisa memfokuskan pengeluaran uang kita untuk hal yang kita perlukan dan dianggap penting.

Budgeting akan menjadi strategi atau rencana yang kita gunakan untuk mencapai tujuan keuangan yang kita miliki. Dalam melakukan budgeting, kita akan membagi pendapatan kita menjadi beberapa pos pengeluaran untuk memastikan uang kita pergi ke tempat yang seharusnya.

Bagaimana cara melakukan budgeting? Berikut ini adalah salah satu contoh metode budgeting yang paling sering digunakan, yaitu metode 50/30/20

  • 50% dari pendapatan yang kamu terima akan digunakan untuk kebutuhan pokok seperti makanan, sewa kos, transportasi. 
  • 30% dari pendapatan akan digunakan untuk keinginan seperti jalan-jalan, gadget baru, nonton bioskop.
  • 20% dari pendapatan akan digunakan untuk menabung, dana darurat, dan investasi.

Membedakan kebutuhan pokok dan keinginan bisa menjadi sulit. Secara umum, kebutuhan pokok adalah sesuatu yang kita perlukan dalam menjalankan hidup. Sedangkan untuk keinginan sesuatu yang akan membantu meningkatkan kualitas hidup kita seperti makan di restoran, memberi kado, hingga jalan-jalan. Apabila saat ini memiliki kredit bulanan yang cukup besar sehingga pos untuk menabung tidak cukup untuk menutupi cicilan bulanan, kamu bisa mengambil sebagian dari pos keinginan untuk sementara walau tidak menghapus seluruh budget keinginan karena kita tentu masih perlu dengan yang namanya hiburan.

Tidak ada rumus ada peraturan yang wajib diikuti ketika melakukan penganggaran, karena kondisi semua orang berbeda-beda. Metode yang sebelumnya dijelaskan adalah metode yang umum digunakan ketika mulai budgeting dan dapat disesuaikan dengan kondisi pribadi. Selain metode diatas, terdapat pula berbagai metode lain seperti:

 

 

  • Metode 70/10/10/10: 70% (kebutuhan sehari-hari), 10% (amal), 10% (tabungan), 10% (investasi)
  • Metode 80/20: 80% (kebutuhan dan keinginan), 20% (tabungan dan investasi)

Metode ini membebaskan kita untuk menentukan sendiri besaran persentase yang akan kita konsumsi, donasi, investasi dan lainnya. Tentunya harus kita buat dengan realistis dan cocok dengan kondisi kita saat ini. Apabila kamu bingung untuk membuat yang sesuai kondisi kamu, pakai saja salah satu dari 3 metode diatas yang paling cocok untuk kamu! 

Jangan lupa, setelah membuat budgeting, kamu harus melakukan tracking atau mencatat transaksi keuangan yang terjadi untuk memastikan apakah bulan ini kamu tetap sejalan dengan budgeting yang kamu buat. Kamu bisa mencatat melalui buku tulis, excel, hingga aplikasi ALIA!

 

Share this

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on whatsapp