Perjalanan Hidup Sandiaga Uno

Siapa yang tidak kenal dengan beliau? Sandiaga Uno seorang pengusaha dan politisi Indonesia. Lulus dengan predikat summa cum laude dari Wichita State University dan gelar master di George Washington University hingga akhirnya memulai bekerja sebagai manajer investasi di Seapower Asia Investment Limited, Singapura.

 

 

Akan tetapi, akhir 1997 ketika terjadi krisis moneter Sandi dipecat dari pekerjaannya dengan jadi sebesar 8.000 dollar perbulan dan menjadi pengangguran. Oleh karena perusahaan tempat ia bekerja bangkrut, Sandi memutuskan kembali pulang ke Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

Mencari pekerjaan di Indonesia tidak mudah kala itu, Sandi mencoba mencari pekerjaan baru hingga akhirnya ditolak oleh 25 perusahaan. Karena banyaknya penolakan yang diterima Sandi, ia pun mengubah mindsetnya dari karyawan menjadi seorang entrepreneur. Bersama teman SMA-nya Rosan Perkasa, Sandi mendirikan PT Recapital Advisors yaitu perusahaan penasihat keuangan. Awal mula berjalan, usaha ini tidak berjalan mulus, sebagian besar calon klien merasa Sandi belum memiliki kemampuan yang cukup hingga setelah 6 bulan beroperasi perusahaan ini mendapatkan klien pertama yang menggunakan jasanya.

Setahun kemudian, Sandi memutuskan untuk membuat perusahaan investasi bernama PT Saratoga Investama Sedaya bersama Edwin Soeryadjaya, anak dari Pendiri PT Astra International. Perusahaan ini fokus di bidang telekomunikasi, pertambangan dan kehutanan dengan menggunakan sistem, mengumpulkan modal dari beberapa investor dan menggunakan uang tersebut untuk mengakuisisi perusahaan yang memiliki masalah keuangan untuk dibantu perbaikan kinerjanya. Setelah kinerja membaik, perusahaan itu dijual dengan harga yang lebih tinggi.

Berbekal network yang baik dengan perusahaan atau lembaga keuangan dalam negeri maupun luar negeri, PT Saratoga berhasil membawa Sandi masuk kedalam daftar 40 orang terkaya di Indonesia dan menduduki peringkat 29 pada tahun 2013 lalu. PT Saratoga sendiri memiliki lebih dari 20 ribu pegawai.

Kekayaan yang dimiliki Sandi mencapai lebih dari Rp5 Triliun dan saat ini sudah mengundurkan diri sebagai Direktur Utama di PT Saratoga. Menurut Sandi, dalam berbisnis jejaring relasi menyumbang kesuksesan terbesar dan juga menjaga kepercayaan orang dalam berbisnis. Sandi merasa jejaring relasi memberikan sumbangsih 30% kesuksesan, sisanya berasal dari kerja keras dalam berbisnis.

Wah inspiratif sekali ya kisah sandi dari seorang pengangguran yang ditolak berbagai pekerjaan hingga berhasil masuk ke dalam daftar 40 orang terkaya di Indonesia!

Share this

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on whatsapp