Kemakan Promo Akhir Tahun? Hati-hati Diderot Effect

Diderot Effect, sikap seseorang yang selalu memberi barang baru meskipun sebenarnya tidak diperlukan.

Cerita berawal dari Denis Diderot yang merupakan pengoleksi buku dan terbiasa hidup dengan sederhana, ditawarkan ‘Catherine The Great’ seorang ratu rusia untuk menjual seluruh koleksi bukunya dengan harga yang cukup besar.

Diderot pun memutuskan untuk menjual perpustakaannya dan membeli mantel/jubah merah yang mewah. Setelah membeli mantel, sisa uang Diderot masih cukup banyak

Diderot merasa mantel mewah yang dimilikinya tidak cocok untuk jika disandingkan dengan perabotan rumahnya yang sederhana.

 

 

 

 

 

 

 

Alhasil, semua perabotan usang yang dimilikinya dibuang dan diganti dengan perabotan baru yang lebih mewah, agar sesuai dengan mantel mewah yang dimilikinya.

Hal ini ternyata menjadi bumerang bagi Diderot, ia membeli terlalu banyak perabotan mewah baru sehingga ia harus berhutang untuk membayar perabotannya. Ia pun bangkrut dan hidup dalam kemiskinan.

Terkadang, ketika kita melihat diskon atau promo yang berlangsung, membuat kita secara tidak sadar terkena diderot effect dan membeli barang yang sebenarnya tidak kita perlukan.

Selain itu, kita perlu mengesampingkan gengsi yang berlebih, agar kita bisa hidup lebih tenang dan bijak dalam mengeluarkan uang.

Bagaimana, kalau kamu sering membeli barang yang tidak dibutuhkan tidak ketika ada diskon?

Share this

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on whatsapp