Sumber Passive Income Yang Bisa Jadi Pilihan di Tahun 2021

“Jika kamu tidak mencari cara bagaimana menghasilkan uang sambil tidur, maka kamu akan bekerja sampai kamu mati.” – Warren Buffet

Sesungguhnya kekayaan yang hakiki adalah mempunyai kebebasan beraktivitas tanpa memikirkan bekerja untuk mencari uang. Pernahkah kamu berpikir bagaimana cara mendapatkan pemasukan tanpa bekerja? Hal ini dapat dicapai jika kamu memiliki aset yang memberikan penghasilan pasif untuk anda.

Apa itu passive income atau penghasilan pasif? Passive Income adalah bagaimana kamu menghasilkan uang tanpa mengharuskan kamu melakukan banyak pekerjaan “aktif” untuk terus menghasilkan uang.

Apabila kamu ingin merencanakan pemasukan pasif di tahun 2021, ada beberapa pilihan di bawah ini yang bisa kamu pelajari.

Sewa dari kost-kostan

Berinvestasi di sektor properti menjanjikan keuntungan dari dua aspek. Pertama, pertumbuhan harga properti seiring waku. Kedua, penghasilan tetap bulanan dari menyewakan properti.
Mungkin saat ini yang kamu pikirkan: “Bukankah saya harus mengelola properti sewaan itu?” Tidak semuanya. Pekerjakan saja seorang manajer properti dan suruh orang itu menangani tugas-tugas seperti pemeliharaan, perbaikan, perjanjian sewa, dan penempatan penyewa.
Memang, berinvestasi dalam properti sewaan mengharuskan kamu untuk mendapatkan hutang properti atau hipotek, seperti KPR, yang bisa menjadi sebuah proses yang panjang. Ini juga mengharuskan kamu untuk memasang jumlah modal yang cukup besar, belum lagi banyak riset pasar. Tapi begitu selesai, kamu tidak perlu mengambil peran aktif.

Dividen dari saham

Saham merupakan sumber passive income yang fantastis – hanya jika Anda tahu trik menggunakannya.

Jika ingin mendapatkan pendapatan pasif di bursa efek, pastikan untuk memilih saham blue chip yang mempunyai sejarah baik.

Berharap mendapatkan pendapatan berlimpah melalui perdagangan saham dibutuhkan pengetahuan memadai.

Namun, jika anda tidak bisa, passive income dari saham adalah dengan dividen.

Masih ada banyak saham yang memberikan dividen sekitar 8-10 persen pertahun.

Saham blue chip pada umumnya memiliki resiko yang terkendali dengan return yang bagus.

Saham blue chip di Indonesia sendiri adalah saham bank BCA (kode:BBCA), Unilever Indonesia (UNVR), Telekomunikasi Indonesia (TLKM) dan Indofood (ICBP).

Meskipun sebuah perusahaan besar memiliki reputasi saham blue chip, tidak serta merta semuanya mempunyai performa yang baik.

Ada juga saham kategori serupa yang kinerjanya buruk meskipun masih sangat jarang. Pastikan Anda memahami tentang diversifikasi dan waktu tepat untuk membeli dan menjual.

Kami tidak menyarankan investor, terutama pemula, untuk melakukan dagang saham dalam waktu jangka pendek karena resikonya sangat besar.

Harus diingatkan lagi, lebih baik mengambil passive income dari dividen jika anda tidak bisa trading.

Walaupun lebih sedikit, namun, uang anda tidak hilang jika anda mengalami kerugian.

Lebih banyak orang yang mengambil dividen daripada melakukan trading.

Kupon dari obligasi

Obligasi adalah surat meminjamkan uang kepada penerbit (bisa perusahaan atau pemerintah) dengan imbalan pembayaran bunga. Obligasi adalah cara mudah lain untuk mendapatkan pemasukan pasif mengalir.

Setelah obligasi kamu jatuh tempo, penerbit diharuskan membayar kembali investasi pokok kamu, dan pada saat itu kamu akan secara ideal mengumpulkan jumlah bunga yang setara di sepanjang jalan atau dalam prosesnya.

Meskipun bunga obligasi, seperti pendapatan dividen, secara teknis tidak dijamin. Namun, jika kamu membeli obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan berperingkat tinggi, kemungkinan mengalami pembayaran yang terlewat sangat rendah. Hal ini berarti kamu dapat duduk kembali dan biarkan bunga itu terus mengalir masuk.

Dan, seperti saham, selalu ada opsi untuk menjual obligasi kamu dengan harga yang lebih tinggi dari apa yang kamu bayar. Sehingga kamu dapat menghasilkan pendapatan yang lebih banyak.

Sekarang kamu sudah bisa berinvestasi obligasi perusahaan atau UMKM melalui patform fintech peer to peer lending, seperti Investree ataupun Amartha.

Profit dari waralaba (franchise)

Kamu dapat membuka cabang sebuah brand usaha barang dan jasa dengan membayar lisensi franchise mereka. Dengan menjadi member franchise, kamu dapat mengaplikasikan brand, kegiatan usaha, dan bahan-bahan dasar usaha mereka. Sehingga, kamu tidak perlu repot memulai bisnis dari 0. Bisnis ini kesempatannya sangat luas dari minuman cepat saji, makanan cepat saji, salon, laundry, car washing dan masih banyak lainnya.

Belakangan sudah banyak bisnis franchise affordable tersedia yang bisa dipertimbangkan kawula muda. Kami akan memberikan contoh bisnis minuman yang sedang naik daun adalah milk tea dan kopi. Dari social media saja anda sudah bisa melihat iklannya yang menumpuk perhari di feed Instagram Anda.

Selain biaya beli waralaba, Anda perlu memikirkan biaya sewa lokasi, renovasi tempat, karyawan, bahan baku, listrik, air, pengeluaran tambahan dan masih banyak lainnya.

Semua biaya diatas setidaknya Anda siapakan secara utuh untuk 6 bulan pertama guna berjaga-jaga jika belum balik modal dan bila ada kejadian diluar rencana.

Perhatikan dan pelajari juga bagaimana competitor anda memilih lokasi, menciptakan menu/servis, melakukan branding serta pemasaran.

Pelajari brand yang sudah sukses dan ikuti serta berinovasilah lebih baik dari mereka.

Cara cepat sukses sebenarnya adalah mempelajari mereka yang sudah sukses dan lakukan apa yang mereka lakukan, namun dengan cara yang berbeda – cara Anda sendiri.

Bila bisnis waralaba Anda sukses, ini merupakan sumber passive income Anda yang menguntungkan, karena Anda tidak diharuskan bekerja seharian penuh disana. Sudah ada karyawan yang mengurus.

Anda mungkin bisa sesekali datang untuk controlling dan memeriksa kualitas dan kinerja karyawan.

Share this

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on whatsapp