Takut Rugi Tapi Mau Investasi? Cek 4 Instrumen Risiko Rendah Ini!

Berinvestasi tidak harus dengan risiko yang tinggi. Apabila kamu investor pemula, banyak lho produk investasi dengan risiko rendah yang dapat kamu pilih. Walaupun memang imbal hasil dari instrumen investasi ini tidak setinggi yang memiliki risiko tinggi tapi akan lebih baik daripada tidak memulai berinvestasi sama sekali.

Tenang saja, seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengetahuan, kamu bisa mulai mengembangkan aset yang dimiliki bersamaan dengan peningkatan toleransi terhadap risiko yang kamu miliki.

Kira-kira instrumen apa saja ya yang dapat termasuk investasi risiko rendah?

Emas
Emas, instrumen investasi sejuta umat. Mulai dari kalangan milenial hingga orang tua, semua mengetahui terkait produk ini. Emas termasuk instrumen investasi yang dapat menahan laju inflasi dan cocok untuk kamu yang ingin berinvestasi untuk jangka panjang diatas 5 tahun. Kita bisa membeli emas secara digital atau secara fisik dalam bentuk emas batangan tergantung preferensi kita masing-masing.

Deposito
Deposito, Instrumen ini berisiko rendah serta dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. Memberikan bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan pada umumnya karena tidak bisa menarik uang sebelum jatuh tempo, akan tetapi imbal hasil yang diberikan tidak setinggi instrumen investasi lainnya.

Reksa dana pasar uang
Reksa dana pasar uang, dalam instrumen ini dana investasi akan dikelola oleh manajer investasi dalam bentuk instrumen pasar uang seperti deposito atau surat berharga dengan jangka waktu dibawah satu tahun. Imbal hasil yang diberikan dapat dikatakan lumayan dan sedikit lebih besar dari deposito.

Obligasi Negara Ritel
Obligasi Negara Ritel, dalam instrumen ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan menawarkan surat utang kepada investor individu melalui mitra distribusi di pasar perdana. Imbal hasil yang ditawarkan Obligasi ini tergantung kesepakatan awal saat diterbitkan, pada umumnya diterbitkan dengan rentang 6-8,5% per tahun dengan waktu jatuh tempo yang beragam.

Apabila kamu masih investor pemula, dan masih takut untuk memulai berinvestasi karena berisiko tinggi. Kamu dapat memulai dari empat instrumen yang dijelaskan di atas sebagai langkah awal dalam berinvestasi kedepannya.

Share this

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on whatsapp